viewers

Minggu, 25 November 2012

Peneliti Temukan Aroma Baru

@LiveScience; Sebuah aroma baru telah ditemukan — tapi Anda harus pergi ke laboratorium dulu untuk membauinya.

Aroma baru itu diberi nama “aroma putih (olfactory white),” karena memiliki kesamaan bunyi dengan bunyi putih (white noise), seperti yang ditulis para penelitinya pada 19 November dalam jurnal “Proceedings of the National Academy of Sciences”. Seperti bunyi putih yang merupakan campuran berbagai bunyi yang berbeda frekuensi dan cahaya putih campuran berbagai gelombang, aroma putih adalah campuran berbagai aroma berbeda.

“Semakin banyak komponen dalam setiap dua campuran, maka aroma kedua campuran tersebut akan semakin mirip, meski campuran tersebut tidak memiliki kesamaan komponen,” tulis mereka.

Aroma putih
Hampir semua aroma di dunia muncul dari sebuah campuran. Manusia bisa menjelaskan bagian campuran tersebut dengan sangat baik (contohnya, kita dengan mudah membedakan aroma kopi dengan mawar), namun kita sulit untuk menentukan komponen tersendiri dari campuran tersebut. (Lakukan dengan cepat, hirup aroma di cangkir kopi Anda dan sebutkan semua komponen tersendiri yang membentuk aroma tersebut. Tidak mudah bukan?)

Mencampurkan panjang gelombang yang terbentang dalam jajaran pandangan manusia menjadikan cahaya putih, campuran frekuensi yang terbentang dari pendengaran manusia membuat dengungan suara putih. Noam Sobel, ahli neurobiologi dari Weizmann Institute of Science di Israel dan rekan-rekannya ingin mencari tahu apakah fenomena yang sama juga terjadi pada aroma.

Dalam serangkaian percobaan, mereka meminta para responden untuk mencium ratusan campuran aroma, ada yang hanya terdiri dari satu campuran dan ada yang terdiri sampai 43 komponen. Seseorang bisa membandingkan 40 bahan campuran dengan 40 bahan lainnya, yang tiap komponennya tidak memiliki kesamaan.

Percobaan tersebut mengungkapkan bahwa semakin banyak komponen dalam setiap campuran, semakin buruk partisipan yang mampu menjelaskan bagian-bagian aroma tersebut. Campuran dengan empat komponen memiliki sedikit aroma yang sama dengan campuran empat komponen yang lainnya dibandingkan dengan perbandingan aroma campuran 43 komponen terhadap campuran 43 komponen lainnya.

Mengelompokkan campuran
Para peneliti sepertinya sedang bersemangat untuk menemukan versi aroma dari suara putih. Mereka menyiapkan percobaan terbaru untuk memastikan penemuan tersebut. Dalam percobaan ini, mereka membuat empat campuran 40 komponen.

Sebanyak 12 responden mencium campuran tersebut dan mengatakan bahwa aroma itu disebut “Laurax”. Tiga responden mengatakan bahwa campuran satu adalah Laurax, tiga lainnya menyebut campuran dua, tiga responden berikutnya mengatakan campuran tiga, dan sisanya mengatakan bahwa itu adalah campuran 4.

Setelah tiga hari mencium aroma Laurax versi mereka di laboratorium, para responden diberi empat aroma baru dan empat label aroma, salah satunya adalah Laurax. Mereka diminta untuk memberi label yang sesuai pada setiap aroma.

Para peneliti menemukan bahwa label “Laurax” adalah yang paling popular untuk aroma dengan banyak campuran. Kenyataannya, semakin banyak campuran, semakin banyak partisipan yang menyebutnya Laurax. Label tersebut muncul 57,1 persen lebih sering terhadap campuran yang terdiri lebih dari 40 komponen.

Percobaan lainnya meniru percobaan yang pertama, kecuali dalam percobaan ini membolehkan para partisipan untuk memberi label pada salah satu aroma “yang lain”, untuk memastikan bahwa “Laurax” bukan sekedar sebutan. Lagi, aroma dengan banyak campuran banyak mendapat label Laurax.

Hasilnya adalah, seperti yang ditulis para peneliti, bahwa aroma putih adalah aroma tertentu, yang tidak disebabkan oleh komponen khusus namun oleh campuran tertentu. Faktor kuncinya adalah campuran tersebut memiliki intensitas yang sama dan campuran tersebut terbentang dalam jajaran penciuman manusia. Itulah mengapa mawar dan kopi, yang sama-sama memiliki banyak campuran aroma, tidak beraroma sama. Komponen campurannya tidak sama dan tidak terbentang luas dalam jajaran penciuman manusia.

Dengan kata lain, otak kita memperlakukan aroma sebagai sebuah unit tunggal, bukan sebagai turunan dari campuran, yang dianalisa dan disatukan kembali. Jika tidak, otak tidak akan melihat campuran berbeda tersebut sebagai aroma yang sama.

Mungkin pertanyaan berikutnya yang timbul adalah, seperti apa aroma putih itu? Sayangnya, aromanya terlalu lemah untuk diuraikan. Para partisipan menilainya tepat pada titik tengah baik dalam kenyamanan dan konsumsi.

“Cara terbaik untuk mengapresiasi kualitas aroma putih adalah dengan menciumnya,” tulis para penelitinya.

Otak Einstein Beri Petunjuk Tentang Kejeniusannya

LiveScience.com

Otak Einstein memiliki pola lipatan yang luar biasa di beberapa bagiannya, yang dapat membantu menjelaskan mengapa dia jenius. Demikian yang ditunjukkan dalam foto terbaru dalam jurnal “Brain” yang terbit 16 November.

Albert Einstein, ahli fisika yang jenius itu memiliki lipatan ekstra dalam materi otaknya yang berwarna abu-abu, yang merupakan bagian otak untuk pikiran sadar. Secara khusus, lobus frontalis, daerah yang berhubungan dengan pemikiran abstrak dan perencanaan, memiliki lipatan yang tidak biasa dan rumit, seperti yang dinyatakan dalam sebuah analisis.

"Bagian otak tersebut  adalah bagian yang sangat canggih dari otak manusia," kata Dean Falk, penulis penelitian dan seorang antropolog di Florida State University, mengacu pada materi abu-abu tersebut. "Dan otak Einstein sangat luar biasa."

Foto otak sang jenius

Albert Einstein adalah fisikawan yang paling terkenal dari abad ke-20. Teori terobosannya mengenai relativitas umum menjelaskan bagaimana cahaya membelok karena lipatan ruang dan waktu.

Ketika ilmuwan tersebut meninggal pada 1955 di usia 76 tahun, Thomas Harvey, ahli patologi yang mengautopsinya, mengambil otak Einstein dan menyimpannya. Harvey mengiris ratusan bagian tipis jaringan otak Einstein untuk diperiksa dengan mikroskop dan juga memotret 14 foto otak tersebut  dari beberapa sudut.

Harvey mempresentasikan sebagian penelitiannya, namun tetap merahasiakan foto tersebut karena ingin menulis buku tentang otak fisikawan tersebut. Tetapi dia meninggal sebelum bukunya selesai.

Foto-foto tersebut tetap tersembunyi selama beberapa puluh tahun. Pada 2010, setelah menjalin persahabatan dengan salah satu penulis penelitian yang baru, keluarga Harvey menyumbangkan foto tersebut ke National Museum of Health and Medicine di Washington D.C, Tim Falk mulai menganalisis foto-foto tersebut pada 2011.

Lebih banyak koneksi sel otak

Tim tersebut menemukan bahwa secara keseluruhan, otak Einstein memiliki lipatan yang jauh lebih rumit di bagian celebral cortex, yang merupakan materi berwarna abu-abu pada permukaan otak dan berperan untuk pikiran sadar. Secara umum, materi abu-abu yang lebih tebal berhubungan dengan IQ yang lebih tinggi.

Banyak ilmuwan percaya bahwa dengan lipatan yang lebih banyak dapat memberikan area permukaan tambahan untuk pemrosesan mental, yang memungkinkan lebih banyak koneksi antara sel-sel otak, kata Falk. Dengan lebih banyak koneksi antara bagian yang jauh dari otak, seseorang akan mampu membuat lompatan mental, dengan menggunakan sel-sel otak yang letaknya berjauhan tersebut untuk memecahkan beberapa masalah kognitif.

Prefrontal cortex, yang memainkan peranan  penting untuk pemikiran abstrak, membuat prediksi dan berencana, juga memiliki pola lipatan yang luar biasa rumit pada otak Einstein.

Mungkin hal tersebut telah membantu sang fisikawan dalam mengembangkan teori relativitas. "Einstein berpikir soal percobaan saat ia membayangkan dirinya menyusuri seberkas cahaya, dan itu persis merupakan bagian otak yang diduga membuat seseorang menjadi sangat aktif" dalam eksperimen rumit semacam itu, ujar Falk kepada LiveScience.

Selain itu, lobus oksipitalis dari otak Einstein, yang melakukan proses visual, menunjukkan lipatan tambahan.

Lobus parietalis bagian kanan dan kiri juga tampak sangat asimetris, ungkap Falk. Tidak jelas hubungan antara bagian tersebut dan kejeniusan Einstein, tapi bagian otak tersebut adalah kunci untuk tugas-tugas spasial dan penalaran matematika, tambah Falk.

Para peneliti masih belum mengetahui apakah otak Einstein sudah luar biasa sejak lahir atau karena ia menggali fisika selama bertahun-tahun yang menyebabkan otaknya menjadi sangat spesial.

Falk yakin keduanya memainkan peran penting dalam kejeniusan Einstein.

"Entah itu alami atau dipupuk," katanya. "Ia lahir dengan otak yang sangat baik, dan dia memiliki berbagai pengalaman yang memungkinkan dia untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya."

Tapi sebagian besar kemampuan baku Einstein mungkin didapatnya secara alami bukan dari hasil kerja kerasnya seumur hidup, kata Sandra Witelson, dari Michael G. De Groot School of Medicine at McMasters University yang telah melakukan penelitian di masa lalu mengenai otak Einstein. Pada 1999, karyanya mengungkapkan bahwa lobus parietalis bagian kanan Einstein memiliki lipatan ekstra, yang didapatkan dari gen orangtuanya atau terjadi ketika Einstein masih dalam kandungan.

“Otak tersebut berbeda bukan sekadar dari ukuran yang lebih besar atau kecil, namun juga polanya,” ungkap Witselon. “Anatomi otaknya sangat unik jika dibandingkan dengan setiap foto atau gambaran otak manusia yang pernah ada.”

Toyota Prius Paling Tak Diminati Pencuri

OTOSIA.COM - Toyota Prius tercatat sebagai mobil dengan penjualan paling laris di Amerika Serikat. Namun ternyata, Prius menjadi mobil yang paling tak diminati oleh para pencuri di Negeri Paman Sam tersebut untuk diambil.
Biro Asuransi Kejahatan Nasional (NICB) Amerika melaporkan pihaknya jarang sekali menerima laporan para pemilik Toyota Prius yang kehilangan kendaraannya. Kesimpulan ini diperoleh dari laporan Pusat Informasi Kejahatan Nasional (NCIC) yang merekam jejak Prius sejak pertama kali diluncurkan ke pasar, mulai tahun 2000 hingga 30 Juni 2012.
Laporan pencurian Prius untuk pertama kalinya tercatat pada 4 September 2000. Dan setiap kali ada laporan Prius yang dicuri, pihak berwenang relatif cepat menemukan kembali mobil itu dan mengembalikan ke pemiliknya.
Data menunjukkan bahwa hingga April 2012, Toyota telah menjual sebanyak 1,2 juta unit Prius di AS. Angka tersebut berarti setengah dari total populasi mobil hibrida di sana. Meski terus mendapat popularitas, tetap saja Prius tak populer di kalangan pencuri.
Sepanjang 2008 - 2012, tingkat perbandingan pencurian Prius mencapai 1 berbanding 606 unit, sedangkan model lain paling rendah punya tingkat probabilitas 1 banding 78 unit. Antara 4 September 2000 - 30 Juni 2012, dilaporkan hanya 2.439 unit Prius yang dicuri, dengan lokasi pencurian di California (1.062 unit), Florida (127 unit), New York (111 unit), Washington (92 unit), dan Texas (89 unit).
Peningkatan jumlah pencurian terjadi dalam beberapa tahun sebelum 2009, namun mulai menurun sejak 2010.

Kamis, 15 November 2012

NASA: Tak Ada Bukti Sains Kiamat 2012

Liputan6.com, California: Jelang satu bulan menuju kiamat versi Suku Maya pada 21 Desember 2012, Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) kembali melansir beberapa penjelasan ilmiah untuk membantahnya. NASA dalam situs resminya menyatakan dunia tidak akan berakhir pada 21 Desember mendatang. Namun, dipastikan akan terjadi titik balik Matahari.
"Untuk klaim, bencana, atau perubahan dramatis apa pun pada tahun 2012, mana pemaparan sainsnya Mana buktinya Tidak ada," demikian papar NASA, Selasa (13/11/2012).

Menurut kalender kuno Suku Maya, titik balik Matahari 2012 akan menandai akhir dari siklus 144 ribu hari. Siklus ini sudah berulang sebanyak 12 kali dan yang ke-13 akan jatuh pada 2012. Pada saat inilah dunia akan mencapai akhirnya.

Tapi ditegaskan kembali oleh NASA, berakhirnya perhitungan kalender Suku Maya di tanggal tersebut, sama jika dibandingkan dengan tandasnya perhitungan normal pada 31 Desember. "Sama seperti kalender yang Anda miliki di dinding di mana tidak ada lagi tanggal sesudah 31 Desember, kalender Suku Maya tidak ada tanggal lagi sesudah 21 Desember 2012."

Kisah mengenai kiamat Suku Maya dimulai ketika ada cerita yang berkembang mengenai planet bernama Nibiru yang akan menabrak Bumi. Bencana ini diprediksi terjadi pada 2003 silam.
Tapi ketika tidak ada bencana apa pun yang terjadi di tahun 2003, prediksi itu diubah ke tahun 2012. Kemudian dihubungkan dengan siklus perhitungan kalender Suku Maya dan titik balik Matahari 2012. Hingga akhirnya muncullah tanggal klaim kiamat pada 21 Desember.

"Nibiru itu konyol karena planet ini tidak ada dan tidak pernah ada. Sama seperti halnya bagian dari imajinasi semu ilmuwan yang bahkan tidak terganggu dengan kurangnya bukti yang ada," kata Don Yeomans, Manajer dari program NASA, Near-Earth Object, di Jet Propulsion Laboratory, California pada Januari lalu.(NatGeo)

Pameran Perhiasan Milik Penumpang Titanic

Oleh JOHNNY CLARK | Associated Press

DORAVILLE, Ga. (AP) — Sebagian besar perhiasan yang diselamatkan dari puing-puing kapal Titanic akan dipamerkan untuk pertama kalinya lewat sebuah tur tiga kota.

Perhiasan-perhiasan ini berasal dari satu tas khusus yang ditemukan dalam misi pencarian pada 1987. Koleksi yang dipamerkan termasuk cincin berlian dan safir, bros, kalung, cuff link, dan arloji saku dari emas.

AP/Johnny Clark

Meski beberapa perhiasan sudah dipamerkan sendiri-sendiri dalam sebuah pameran permanen atau berpindah-pindah yang disponsori oleh Premier Exhibitions Inc, pameran di Atlanta ini adalah untuk pertama kalinya koleksi besar perhiasan Titanic dipamerkan ke umum.

Dalam sebuah perkantoran industri di Atlanta utara, Premier Exhibitions Inc. dan RMS Titanic Inc. memamerkan artefak-artefak yang akan dipamerkan Jumat di Atlanta. Perusahaan pameran Premier adalah 'orangtua' RMS Titanic, pemegang hak penyelamatan benda-benda sisa yang diselamatkan dari puing kapal Titanic di dasar Atlantik Utara.

AP/Johnny ClarkAlexandra Klingelhofer, wakil presiden bagian koleksi RMS Titanic Inc., mengatakan bahwa tujuan pameran ini adalah agar publik merasakan keajaiban eksplorasi.

"Turun dua setengah mil ke dasar laut, menemukan sebuah tas, membawanya lagi ke atas dan membukanya serta menemukan...perhiasan," kata Klingelhofer. "Kami bisa menunjukkan sekilas rasanya melihat tas itu, membukanya, dan pertama kali menemukan perhiasan indah dari periode Edwardian."

HANDOUT/ReutersPakar konservasi dan kurator sudah mempelajari dan melestarikan perhiasan untuk memperoleh pemahaman akan kehidupan para penumpang kapal yang naas itu.

"Titanic: The Artifact Exhibition" dibuka di Atlanta awal tahun ini untuk memperingati 100 tahun tenggelamnya Titanic pada 15 April 1912. Menurut Klingelhofer, pameran kecil ini bisa menambah sudut pandang personal dari para penumpang.

"Kami terus-terusan meneliti soal artefak, mempelajari tentang kisahnya, dan kami berpikir bahwa perhiasan sangatlah indah dan orang akan tertarik," ujar dia.

Setelah pameran dua bulan di galeri Premier di Atlantic Station, perhiasan ini akan dipamerkan di Orlando, Florida, dan Las Vegas.

Makam Ratu Suku Maya Ditemukan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para arkeolog di Guatemala menemukan sebuah makam abad ketujuh, dari salah satu ratu besar di peradaban Maya klasik.
Makam Ratu K'abel ditemukan selama penggalian di kota tua kerajaan Maya, El Peru-Waka, di barat laut Peten, Guatemala.
Makam Ratu Suku Maya DitemukanSeperti diberitakan Upi.com, Kamis (4/10/2012), antropolog Universitas Washington Profesor David Freidel, yang menjadi co-direktur ekspedisi mengatakan, pihaknya juga menemukan satu buah batu bertahtakan ukiran alabaster di dalam ruang pemakaman.
Batu berukuran kecil berwarna putih susu, dan di atasnya terukir gambar seorang wanita dewasa berwajah berkerut, dengah sehelai rambut di depan telinganya.
Menurutnya, keberadaan batu di dalam makam merupakan bukti bahwa kubur itu tempat bersemayamnya jasad Ratu K'abel.
"Peradaban Maya sangatlah 'klasik' bagi arkeologi di Dunia Baru, dalam arti bahwa seperti arkeologi di Mesir Kuno, Yunani, Mesopotamia, atau Cina tercatat dengan baik berdasarkan teks dan gambar," ujar David.
Menurutnya, K'abel memerintah bersama suaminya, K'inich Bahlam, pada 672-692 Masehi. (*)

2028: Akhir Dunia?

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)Oleh Takepart.com
"Tidak ada yang radikal tentang hal yang kita bicarakan," tutur jurnalis dan aktivis perubahan iklim Bill McKibben di hadapan 1.000 orang di University of California Los Angeles kemarin malam. "Orang yang radikal bekerja untuk perusahaan minyak."

Pernyataan seperti itu mungkin terdengar berlebihan bagi kebanyakan orang Amerika. Namun, siapa pun yang mengikuti penuh kuliah McKibben akan tahu dia tidak berlebihan.

McKibben berada di Los Angeles sebagai bagian dari tur nasionalnya, "Do the Math". Berdasarkan artikel terbarunya di Rolling Stone, ("Dengan Justin Bieber sebagai model sampulnya," canda McKibben) acara itu pada dasarnya adalah sebuah rangkaian kuliah yang didasarkan pada premis tunggal: perubahan iklim adalah matematika sederhana — dan hasil perhitungan tidak terlihat baik. Jika para pemimpin dunia tidak segera mengambil tindakan: "Planet ini akan hancur."

Matematika iklim, McKibben menjelaskan, bekerja seperti ini. Pemimpin dunia baru-baru ini mencapai suatu perjanjian internasional yang didasarkan pada pemahaman ilmiah bahwa kenaikan suhu global 2 derajat Celsius akan menimbulkan bencana bagi masa depan umat manusia.

Untuk mencapai temperatur global yang mengkhawatirkan itu, bumi melepaskan 565 gigaton karbon dioksida ke atmosfer. Inilah masalahnya: perusahaan bahan bakar fosil saat ini memiliki 2.795 gigaton karbon dioksida dalam cadangan bahan bakar mereka — dan bisnis mereka tergantung pada bahan bakar yang dipasarkan dan digunakan. Pada tingkat konsumsi saat ini, dunia akan melewati ambang batas 565 gigaton dalam waktu 16 tahun.

Untuk mencegah kiamat, industri yang paling menguntungkan dalam sejarah umat manusia justru perlu ditutup.

"Malam ini," kata McKibben, "kita akan mencecar industri bahan bakar fosil."

Bukan hal yang mudah. Industri minyak memberikan keuntungan tahunan sebesar $137 miliar (sekitar Rp1,3 kuadriliun) dan kekuasaan politik. McKibben mencatat, "perusahaan minyak patuh hukum karena mereka bisa mendikte hukum."

Namun, ada beberapa angka yang menguntungkan McKibben. Jajak pendapat terbaru menunjukkan 74 persen orang Amerika sekarang percaya pada perubahan iklim, dan 68 persen menganggap itu sebagai sesuatu yang berbahaya. Masalah yang dihadapi aktivis lingkungan adalah bagaimana menerjemahkan angka-angka itu menjadi tindakan nyata.

Munculah  "Do the Math."

Menggunakan popularitas McKibben sebagai seorang penulis, kegiatan kuliah diubah menjadi mesin politik. Sebelum mengadakan kuliah umum, Do the Math dengan cerdas bekerja sama dengan kelompok-kelompok lingkungan setempat. Sebelum perkuliahan McKibben dimulai, kelompok-kelompok ini diperbolehkan naik ke atas panggung dan berbicara tentang isu-isu setempat yang perlu diperjuangkan.

Informasi kontak dikumpulkan untuk menjaga penonton selalu mengetahui upaya terbaru tentang isu-isu tersebut. Para penonton ternyata tidak hanya menjadi pendengar kuliah McKibben, mereka tiba-tiba menjadi bagian dari gerakan lokal lingkungan mereka.

Ini adalah strategi cerdas, dan penting — karena masalah perubahan iklim hampir secara eksklusif bersifat politis. Antara energi yang dapat diperbaharui dan teknik yang lebih efisien, teknologi sudah ada untuk mencegah bencana pemanasan global.

Meskipun penerapannya di Amerika Serikat masih tertinggal, teknologi itu sedang digunakan dalam skala massal di negara-negara lain. Di Cina dengan populasi miliaran dan kesenjangan kekayaan yang luar biasa, 25 persen negara itu masih menggunakan panel surya untuk memanaskan air. Jerman — negara dengan perekonomian kuat di Eropa — selama hampir satu dekade, berhasil mendapatkan setengah energi dari sumber yang berkelanjutan.

Hal yang sama bisa terjadi di Amerika asalkan negara itu memiliki kemauan untuk mewujudkannya. Menurut McKibben, kunci untuk mewujudkan tujuan itu adalah dengan memerangi industri bahan bakar fosil dari akarnya.

Untuk memulainya, dia menyerukan pembebasan global dari perusahaan bahan bakar fosil. "Kami meminta orang-orang yang percaya pada masalah perubahan iklim untuk menghentikan mencari nafkah dari itu. Sama seperti dengan gerakan pembebasan apartheid di Afrika Selatan, kita harus mengeliminasi perusahaan minyak yang dianggap terhormat. "

Melanjutkan aksi protes terhadap proyek-proyek energi yang tidak berkelanjutan juga akan sangat penting. McKibben akan berada di Washington, D.C. pada 18 November untuk memimpin unjuk rasa menentang perubahan iklim dan Keystone Pipeline. "Kita tidak bisa lagi hanya berasumsi bahwa Presiden Obama akan melakukan segala yang dijanjikannya selama kampanye. Kita perlu mendorongnya. "

"Saya tidak tahu apakah kita akan menang. Namun, saya tahu kita akan berjuang.”